Kesan Desi Nia, Alumni SMAKINDO 2013
Selasa, 28 April 2015 13:47 WIB

SMAKINDO memiliki arti lebih dalam dari hanya sekedar sekolah berasrama.


Saat mendengar SMAKINDO yang diingat pertama adalah keluarga. Berada di SMAKINDO membuat saya bersyukur pernah menjadi bagian di dalamnya. Belajar dari guru-guru yang sangat luar biasa, juga dari kepala asrama, dan teman-teman seasrama.


Dari SMAKINDO saya belajar banyak hal. Pertama saya belajar tentang banyak ilmu yang diajarkan para guru. Di SMAKINDO saya menemukan apa yang saya sukai, yaitu pelajaran kimia. Kedua, saya belajar tentang kebersamaan. Di SMAKINDO sangat terasa kebersamaannya, mulai dari guru dengan siswa, siswa dengan siswa, kepala asrama dengan siswa dan guru pun menggambarkan suatu kebersamaan yang indah. Sekarang saya juga berasrama namun sangat berbeda dengan SMAKINDO, kebersamaan di SMAKINDO tidak saya temukan lagi di sini. Di sini semua orang sibuk dengan kegiatan masing-masing.


Mendengar kata SMAKINDO yang ada hanya pertanyaan kapan ya bisa ke SMAKI dan kumpul-kumpul lagi? Yang sangat saya rindukan dari SMAKINDO adalah suasana kebersamaan dan kekeluargaan yang jarang sekali dimiliki oleh sekolah lain. Hal tersebut membuat kesan yang berbeda bagi siswa SMAKINDO.


Pendidikan yang saya terima juga membuat saya siap saat saya ditempatkan di mana saja. Pendidikan karakter yang dapat membentuk karakter siswa lebih matang mampu mempersiapkan siswa untuk kembali ke lingkungan masyrakat. SMAKINDO bukan sekolah semi militer ataupun militer yang perlu didikan yang super ketat dan keras agar siswanya siap menghadapi tantangan dan tahan banting. Dengan pendidikan karakter juga membuat siswa siap dengan sendirinya. Hidup disiplin yang diterapkan di asrama pun berguna bagi saya pribadi. Sekarang saya dapat merasakan buah dari bangun pagi, olahraga, dan piket. Pola hidup yang lebih teratur saya dapatkan di sini.


Filipi 1:3, Aku mengucap syukur kepada Allahku setiap kali aku mengingat kamu. Seperti Paulus yang mengucap syukur untuk keberadaan Timotius, saya juga sangat bersyukur saat saya mengingat SMAKINDO dan semua yang ada di dalamnya.


Desi Nia, Klowok Temanggung, Alumni SMAKINDO 2013